.

Tuesday, July 19, 2011

Itik Peking

Itik peking, yang mempunyai berat badan paling tinggi diantara jenis itik lokal yang berkembang di Indonesia. Itik peking mempunyai bulu berwarna putih dengan kondisi paruh dan kaki berwarna kuning, bentuk tubuh yang sangat besar sehingga mudah dibedakan dengan jenis lokal yang berwarna putih. Dewasa ini sudah menjadi trend di kalangan peternak untuk memelihara itik peking, disamping mempunyai pertumbuhan berat yang sangat cepat, juga mempunyai warna dan bentuk tubuh yang khas. Seekor itik peking bisa mencapai 4,5 kg sampai dengan 5 kg pada umur 10 minggu, pada usia 50 hari itik peking sudah bisa mencapai bobot rata- rata 3,25 kg. Hal ini wajar karena itik peking memang dikenal rakus, oleh karena itu biaya pakan seekor itik peking selama 50 hari dalam pemeliharaan bisa mencapai Rp 25 ribu sampai 35 ribu (tergantung harga pakan setempat). Itik peking mempunyai tekstur daging yang lembut dan berwarna kekuningan, biasanya hanya restauran atau rumah makan tertentu yang menyajikan menu daging itik peking, artinya tidak sembarang rumah makan mempunyai menu tersebut, lazimnya dipasaran daging itik peking dihargai Rp 20 ribu sampai 25 ribu per kg nya. Karena tidak semua rumah makan menyajikan menu tersebut sehingga menyebabkan pemasaran itik peking hidup tidak semudah jenis itik lokal, yang hampir setiap warung, sampai rumah makan bahkan hotel terdapat menu tersebut.

Meskipun saat ini itik peking menjadi trend pemeliharaan itik masa kini, tetapi dibandingkan dengan peternak itik lokal, itik peking masih sangat terbatas. Jarang sekali peternak atau pedagang bibit itik menjual DOD (anak itik umur sehari) nya keluar, sehingga menyebabkan populasi itik peking masih sangat terbatas, karena keterbatasan tersebut ada beberapa peternak atau penjual yang menyilangkan itik peking dengan itik jenis lokal, dan DOD hasil dari penyilangan tersebut (yang putih) dijual sebagai DOD itik peking, ini berarti kemurnian dari itik tersebut dipertanyakan. Untuk para calon peternak yang mau memelihara itik peking diharapkan mempertanyakan lebih dahulu keaslian bibit dari itik peking tersebut, jika perlu melihat secara langsung indukan dari itik peking tersebut, karena ciri yang sederhana bisa diketahui dari bentuk DOD, bulu, kaki, paruh dari DOD itik tersebut.
Add to Cart

0 komentar:

Post a Comment